Here I come

"You're going to Norway ru ?" kata sahabat saya ketika kami ngobrol via yahoo massanger, saya menatap tulisan itu dan membayangkan pergi di bulan Maret berarti masih winter dan dalam bayangan saya Norwegia adalah dekat dengan kutub es pasti dingin dan bagaimana dengan alergi saya pada cuaca?
Namun yang paling besar kepanikan saya adalah teringat ucapan sahabat saya yang lain  dia hanya menyisakan 2 benua yang belum dikunjungi dikunjungi "Scandinavia terutama, semuanya mahal disana" ohhhh saya berpikir cukup nggak uang saya?
"kami buatkan invitation letter buat kamu karena kami yang jadi sponsornya" tambah sahabat saya. Saya masih menatap tulisan dalam layar SuSi nama komputer saya, berpikir sejenak rasanya tidak percaya
"ok then i'll go to Norway..." balas saya. Sejak saat itu saya mulai sibuk menyiapkan dokumen untuk apply visa tidak terlalu sulit semua bisa dilihat disini https://selfservice.udi.no/ beserta segala petunjuknya untuk melakukan aplikasi online  sebelum datang ke kedutaan untuk wawancara dan scanned jari.

Menurut petugas saya musti menunggu maksimal 14 hari kerja untuk mengetahui Visa saya ditolak atau diterima, namun rasanya lama sekali terlebih Jakarta saat itu dilanda banjir 5 tahunan dimana bendungan latuharhari jebol air meluap dan menggenangi jalur protokol Jakarta, juga kedutaan melakukan perpindahan ruangan sehingga mereka libur beberapa hari. "they dont have reasons to reject your visa ru, you got a good job in Indonesia and you have to comeback you got sponsor, us. " begitu menurut sahabat saya "biar kami yang telpon kedutaan perihal visamu" tambahnya, menunggu approval visa degdegan, rasanya seperti mau ditembak sama calon pacar, sampai akhirnya sahabat saya mengirim pesan singkat "check whatsapp", kami biasa bertukar pesan baik melalui email sms ataupun whatsapp, dan ketika saya buka aplikasi whatsapp saya yang sempat ngadat karena signal dikantor yang tidak terlalu bagus "your visa is aproved youre going to Norway" ahhhh lega rasanya ingin teriak, saya tahu rasanya sekarang betapa gembiranya ririen dulu ketika visa kunjungan australia-nya di approved. 
so Norway.... here i come



Comments

Popular Posts