Berjalan di atas es

Pic from www.dailyedge.ie
Pagi ini saya bangun dan membuka kulkas (koelkast bhs.belanda) melihat bunga es yang sudah menebal saya gosokkan jemari saya diatas bunga es, licin. Setiap  membuka kulkas dan melihat serbuk es saya juga ingat salju. Tentu saja bentuk salju yang ada bermacam-macam cantiknya itu berbeda dengan serbuk es didalam kulkas.

Bicara tentang bunga es, jadi pernah satu hari ketika ngobrol dengan karib saya di yahoo messanger (watsapp belum populer saat itu, berarti sudah puluhan tahun yang lalu) dia bercerita terpeleset dan jatuh diatas es saat berjalan dekat rumahnya, saat itu sedang musim dingin.

Jatuh diatas es itu sakit banget menurut karib saya. Es itu kan tumpukan salju yang mengeras, ibarat lantai  yang baru saja dipel dan licin. Sakitnya beberapa hari, meski karib saya menyatakan ga perlu ke dokter.

Belajar dari jatuhnya itu, karena ini akan menjadi pengalaman saya dengan salju dan es karib saya ini sudah menyiapkan antislip soles untuk saya pakai di sepatu. Namanya juga antislip soles ya, sol anti terpeleset mungkin begitu lira-kira bhs. indonesianya.

Buat yang belum tahu, antislipsoles ini terbuat dari karet tebal elastis ada beberapa paku macam stainless steel (cmiiw) dibawah bagian depan.

Sepasang antislip soles dipasang di sepatu kita menempel pada alas dan sol sepatu bisa sneaker atau boot yang bisa dilepas-pakai, bentuknya juga tidak monoton (sepertinya) tergantung kondisi es yang akan dilewati.

Saya ingat, setiap berjalan diatas es rasanya kaki saya tertancap didalamnya dan langkah saya terdengar krekkrekkrek.

Antislip soles ini menghindarkan kita dari terpeleset dan jatuh diatas es. Meskipun sudah menggunakan antislip soles tetap saja saya (nggak tau yang lainnya) berjalan dengan sangat hati-hati.

Artikel disini sepertinya bisa buat bacaan nambahin info tentang antislip soles bisa dibaca sendiri.

Dipasang disepatu. Bisa dilepas-pakai




Besok sudah jumat lagi.


-Ru-






Comments

  1. Menggunakan anti slip soles ini langkah jadi berat gak Mabak Ru? Secara solenya itu kan perlu memegang lebih erak ke permukaan es :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga berat mbak Evi, justru ngerasa aman, kalo saya ngerasa berat krn kaku kedinginan aja. Justru kl saya nggak pake kuatir terpeleset meluncur kebawah.

      Delete
  2. Kamu yg ngeretakin esnya di foto yg ketiga ya ru :D
    aku suka kayak gitu juga :p iseng hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya aku, aku suka kalo bunyi "krek" dan esnya kayak krupuk (padahal ga dicobain)

      Delete

Post a Comment

Popular Posts