"yang ini mbak!"

Selama ini sudah berkali-kali saya ke toko buku besar ini yang tersebar diberbagai tempat namun baru sekali saya ngobrol sedikit tentang buku dengan pramuniaganya.

Ceritanya, satu hari saya musti ke toko buku. Niat banget mencari novel untuk saya berikan ke satu kolega yang sedang masa pemulihan dari sakit setelah operasi pada bagian kakinya. Karena saya belum sempat nengok kondisinya, saya pikir mengirimkannya novel akan cukup mewakili saya janganditiru

Saya menemukan novel yang saya cari, sambil masih muter-muter nyari novel yang kira-kira bisa saya baca untuk saya sendiri, seorang mas-mas pramuniaga menyapa "lagi cari buku apa mbak? Ada yang bisa saya bantu?".

Saya kira itu pertanyaan standar seperti setiap pramuniaga bertanya pada pelanggannya ya, saya jawabnya "belum ada yang spesifik", "sebelah situ kak, itu best seller" ajaknya setelah menyapa dengan mbak dia memanggil saya "kak". Pun begitu saya turuti saja pindah kemeja sebelah, tumpukan buku dengan tiang papan kecil bertuliskan best seller.

"Yang ini loh kak best seller" dia menunjuk satu novel pop yang saya ga terlalu favorit dengan novelnya, karena pernah baca dan karakter tokohnya itu punya kehidupan wow, kaya, kekayaannya saya ukur dengan membandingkannya dengan saya yang begini saja dengan penampilan saya yang apa adanya, saya tidak pernah sengaja keluarnegeri demi nonton koser atau balap motor dan saya ngga punya kehidupan seperti karakter pada novel itu karir bagus berlibur kemana suka itu buat saya rasanya terlalu utopia  (saya ga sebut hedonis), saya Iri saya ga mau baca :). 

Belum selesai disitu, dia gigih menawarkan novel terbaru Roberth Galbraith - Career of evil "bagus loh kak ini, baru terbit. Ada Harry Potternya disini. Meski tebal tapi enak bacanya", penasaran saya bertanya "sudah baca?" Dia tersenyum malu-malu "belum sih, belum semua" pandai juga dia merayu customer usaha yang bagus pikir saya.

Saya ngga tega mau bilang "darimana kamu bisa tahu ini novel bagus kalau kamu belum baca?" Saya urungkan pertanyaan itu karena pertanyaan saya sebelunnya sepertinya cukup membuat dia malu, kasihan, namapun promosi. Menurutnya novel Robert Galbraith ini patut di koleksi dan dia juga bilang ingin beli nanti pas gajian. Ah.. samalah kita inshaAllah ntar belinya pas gajian aja, karena novel yg cukup tebal ini untuk ukuran novel berbahasa Indonesia lumayan mahal buat saya 

Saya menunjuk beberapa pengarang favorit saya "yang itu bagus" saya menunjuk Okky Madasari novel terbarunya dia manggut-manggut, sepertinya dia belum baca, dan dia menunjuk "ini kak juga bagus" Eka kurniawan - Lelaki Harimau yang terbit dengan cover baru, ah iya tentu saja.

Padahal sekedar mengobrol tidak banyak tentang buku saya jadi menilai bahwa dia juga pembaca novel. Membaca cerita fiksi atau novel buat sebagian orang tertentu menurut mereka ini tidak membawa banyak manfaat (mungkin lain kali saya akan cerita tentang ini), Kan kadang saya senang bertemu dengan orang-orang yang memiliki hobi yang sama dengan saya.









Comments

  1. lelaki harimau itu lagi penasaran banget :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah ada cetakan terbaru mba cetsk ulang terus kayaknya.

      Delete
  2. Aku sedang dalam proses membaca 2 buku Eka Kurniawan, Lelaki Harmau sama Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Terseok2 baca yang Lelaki Harimau, bahasanya padat, otakku merayap mikirnya haha. Makanya baca diselang seling dengan buku lainnya, biar ga pusing. Sekarang lagi ngincer buku judulnya Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi karya Yusi Pareanom, beberapa penulis merekomendasikan buku ini, bagus menurut mereka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah update banget kamu den , aku ga punya twitter buka goodreads pun bc review buku yg ku follow di instagram

      Delete
  3. Minggu kemarin aku juga ke Gramedia, lihat ada beberapa novel Okky Madarsari termasuk yang terbaru.. tapi aku nyarinya yang Maryam dan itu nggak ada.. jadinya belum baca satu pun novelnya Okky.

    Tergoda juga beli novelnya Eka Kurniwan tapi pikir-pikir, baca-baca beberapa halaman taruh lagi. Jadinya malah beli Intelegensi Embun Paginya Dee.. :D

    Andai ya aku jadi kayak tokoh di novel pop yang kaya itu kali novel-novel itu tak bawa ke kasir semua :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe masalahnya memang disaya terlalu iri lihat kehidupan orang lain yg lebih, saya koq jadi curhat ya diposting saya itu? Hahaha Padahal itu semuanya fiktif novelnyapun pastinya bagus.

      Wadduh mba Haya itu bukan cuma mborong novelnya tapi juga tokonya sekalian :D

      Delete
  4. Dah hampir sebulan di Indonesia tapi belum ngintip novel novel baru. Ada masukkan nggak Ru ? Inget! aku nggak suka novel yang Luu Gue :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya aku juga ingat ga pake lu-gue hahahahah. Okky Madasari dah pernah baca? Ayah- Andrea Hirata? Udah lama sih ini ya. Aruna dah lidahnya - Laksmi Pamuntjak makan nasi bebek di Madura :D

      Delete
    2. Ayah - Andrean Hirata tahu. Okky madasari belum. Minggu kemarin rencana beli buku buat dibaca di bulan ramadhan. ternyata masih ada kegiatan lain. Mungkin harus konsen nulis, banyak PR

      Delete
    3. Hihihi PR kitabbeda ya mbak jadi ga bisa contekan :D

      Delete
  5. Lama nggak ke Gramedia :' lama nggak hunting buku :'

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi hallo, coba ke pasar buku bekas aja, ada ga dikotanya? Hunting disitu juga menyenangkan loh. Terimakasih sudah mampir :)

      Delete
  6. Aaah Robert Galbraith Career of Evil pengen baca juga..
    nunggu even diskon hihihi....reviewnya ya kalau sdh duluan baca...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi saya juga nunggu event diskon yg kira-kira entah kapan ya? :D

      Delete
    2. biasanya sih setelah agak lama....atau pantengin hari istimewa/ ulang tahunnya online2 bookshop

      Delete

Post a Comment

Popular Posts